Selamat Datang Di Blog ku !!

Selasa, 07 April 2015

EID Hijab !


Good Luck Guys ! :)

Hijab - Party



Hijab - Party .. Selamat Mencoba !

Hijab Everyday style !


Selamat Mencoba !

Tutorial Hijab


Hiasi rambutmu dengan selembar jilbab :) ..

Hijab






Just a Dream !


I should a put it down .

Hai :D



Haii , kawan !

Persahabatan !

Sesuatu untuk mu .

Sambut hari* mu dengan Senyum dan Semangat !!

Danbo !


Hidup itu terlalu singkat untuk menunggu !!

* Sunday 
* Monday
* Tuesday
* Wednesday
* Thursday
* Friday
* Saturday 
-_- Sunday again ..


Akuntansi

Senin, 06 April 2015

Pengantar Akuntansi




Haii !! :)
Belajar Akuntansi itu menyenangkan lo  , Percaya atau tidak ? :D

Belajar Akuntansi itu mudah

Pernahkah anda berfikir bahwa akuntansi adalah disiplin ilmu yang sulit, atau bisa jadi sangat sulit bagi anda? Jujur saja, saya juga pernah berfikiran seperti itu. Jika anda berfikir seperti apa yang saya fikirkan, yakinlah bahwa pemikiran tersebut adalah salah besar. Kenapa demikian? Jawabannya adalah bahwa ilmu akuntansi itu mudah.
Jika anda perlu bukti, ya inilah saya buktinya, yang tadinya sempat berfikir bahwa  akuntansi itu sulit dan ternyata akuntansi itu sangat mudah sekali.  Bukti yang lainnya lagi, sekarang saya sedang berbicara tentang akuntansi dengan anda, secara sadar ataupun tidak, anda dan saya sudah masuk dalam wilayah per-akuntansi-an betul?  Jadi, kita harus sepakat bahwa akuntansi itu mudah. Jika tidak, saya akan tunggu anda untuk yakin dulu, setelah anda yakin barulah obrolan ini kita akan teruskan okeh!

Akuntansi itu mudah – Sadar atau tidak, anda telah praktek Akuntansi
Adanya akuntansi didukung dengan adanya mata uang, anda tau mata uang? Iya betul, mata uang itu adalah duit, fulus, doku, money. Okey karena anda menjawab dengan benar, saya beri  100 untuk anda dan 900 untuk saya hehe. Duit atau uang manfaatnya secara umum adalah sebagai alat tukar. Misalnya uang ditukarkan dengan sembako, cabe, bawang, kunyit, garem, terasi, dan teman-temannya. Ditukar (membeli) handphone, motor, mobil, rumah, dan lain sebagainya.
Semua contoh di atas itu merupakan kegiatan membeli atau menjual (transaksi) yang bersifat pribadi. Okey, kegiatan transaksi tersebut masih bisa untuk kita tidak mencatatnya, karena sifatnya pribadi. Tapi bagi sebagian orang termasuk saya (bukan perhitungan ya, tapi lebih kepada ketelitian..hehe), meskipun transaksi pribadi tetap di adakan pencatatan. Misalnya beli cabe, bawang, terasi semua itu di catat. Kenapa? Tentunya untuk mengetahui seberapa besar uang yang dikeluarkan  oleh kita baik per hari, per minggu, atau per bulan. Untuk menghindari terjadinya kebobolan tentunya hehe. Ingat, akuntansi itu mudah :).
Seperti yang sudah saya utarakan bahwa transaksi yang bersifat pribadi, boleh dilakukan pencatatan atau boleh juga tidak dilakukan pencatatan dengan kata lain Opsional (dilakukan bagus, tidak dilakukan tidak mengapa).